Komandan ECS Racing : Sportifitas Itu Nomor Satu, Ngga Usah Balap Nasional Kalau Mental Belum Siap!

Estimated read time 2 min read

Otomotifnews.com – Tim ECS racing, binaan Komandan yang mengikuti ajang kejuaraan Motorprix Seri 3 di Sirkuit Karting, Sentul – Bogor 30-31 Juli 2022 lalu, merasa “gerah” dengan kompetitornya di Kelas Beginner.

Bagaimana tidak, pembalap andalan ECS Racing Team, Vicho Saktiyadi (10 tahun), di pepet habis-habisan hingga nyaris terjatuh dengan tindakan kurang sportif dari tim lawannya. Kendati motor lawannya, tidak memiliki daya saing yang mumpuni, alhasil motor Vicho Saktiyadi, terus dihalang-halangi dengan cara yang sangat tidak sportif.

Tentu hal tersebut membuat Komandan selaku Owner dari tim ECS Racing Team geram, dan mengajukan komplain terkait hal tersebut.

“Vicho ini sudah sering mengikuti ajang kejuaraan balap nasional, dan Vicho juga paham bagaimana aturan balap di atas lintasan balap nasional. Sedangkan tim ini, sudah memakan banyak korban saat race 1 kemarin tim ART juga dibuat jatuh pembalapnya, karena tindakannya yang sangat kurang sportif. Saya sangat menyayangkan hal tersebut, karena panitia dan penyelenggara tidak bertindak tegas, dengan event sekelas nasional motorprix seri 3 ini.” Ujar Komandan ECS Racing.

“Saya juga ingin menegaskan, apabila ada kecurangan hingga terjadi resiko yang lebih tinggi, tentu saya akan bertindak tegas dengan perbuatan tersebut terutama bila terjadi kepada tim saya.” Tambahnya.

Menurut pengakuan Komandan ECS Racing team, ini tidak sekali dua kali terjadi, namun banyak korban yang berjatuhan pada event Motorprix seri 3 ini khususnya, kendati demikian pihak kompetitor ECS Racing Team di kelas Beginner, mengakui kesalahannya saat ditegur oleh Komandan ECS Racing dan tim-tim lain yang telah menjadi korban, juga turut mendukung tindakan komandan ECS Racing tersebut.

Baca Juga !!!  Livery Baru Aprilia Belum Temukan Solusi Saat Temperatur Tinggi

“Kita akan terus memantau pada race selanjutnya. Tentu tim ini, akan menjadi pusat perhatian kami, jika terjadi lagi korban, dan komplain yang kami layangkan belum ada tindakan, dari penyelenggara dan panitia, tentu saya akan bertindak sendiri dengan jalur yang lebih adil dan bijaksana”. Tutup Komandan.

Pada ajang kejuaraan bergengsi sekelas Motorprix, sudah seharusnya memiliki aturan yang ketat, dan tidak membiarkan tindakan kurang sportif semacam ini terjadi. Dengan kejadian tersebut, Vicho yang digadang-gadang mampu masuk 5 besar, hanya mampu finish diurutan ke-9, pada kelas Beginner, pada Motorprix Seri 3 kemarin.

Tetap Semangat Vicho!!!
Dan Junjung Tinggi Sportifitas!!!

Penulis : Dendi Rustandi

Enjoy Other OtomotifNews

+ There are no comments

Add yours

Leave a Reply